Sunday, March 18, 2012

So I confessed...

and all he said was...(a lot actually but these r the highlight):
"huh? r u sure?i cant believe it hahahaha..."
"thanks anyway..."
"R u sober rite now?"


LOL the last one was totally AWESOME wasn't it?
Anyway, as i thought he only sees me as his friend.nothing more.

Am I sad? yes. I couldnt sleep till 3 or 4am? but then my heater was being bitchy with me it was hot like hell i need to open the window =_=
so idk whether it was the rejection or the weather...

Howeveeeer, i feel relief, after all this years being so delusional & feels like in roller coaster of nothing
finally i can say I'M FREE!!!

and i swear that one was the 1st n the last time i will confess to someone.no more confession. I'm a girl n I supposed to wait, or choose (yeah..rite)

And now, i think i'm too tired of love whatsoever.so I made a resolution.
No more searching,no more finding.Will enjoy my solo life(korean said solo instead of single) till whenever it will be.
Yes i'm afraid... esp thinking i'll be 30 & single when i graduate (if i can finish my course on time lol)
and all those articles saying it's hard to find a guy for high-educated woman...(FU!)
But of well...

Friday, February 24, 2012

Dan saya memutuskan

untuk menghapus salah satu entry terdahulu... Alasannya? Terlalu pribadi untuk menjadi konsumsi publik :)

Thursday, February 23, 2012

Disinilah saya

Baru saja kembali dari Indonesia dan langsung terserang flu akut. Mungkin karena baju yang saya kenakan di bandara tak cukup tebal? atau karena beban capek yang menumpuk? Well, at least saya masih libur sampai minggu depan, which mean bisa bermalas-malasan dengan alasan menyembuhkan diri :D Happy (short) holiday ^^

Monday, November 21, 2011

he made me so happy oh dear my Idol^^

He was flying up there
and I was down here

I lifted up my placard saying asking him to see me
and gave my biggest smile... (wait, was i smiling?)
anyway...
he noticed it
and then... he WAVED at me!!!!
really waved and smile!!!!
omg that time is my happiest moment i could die XD
and it happened for several second

then he become the same person again
I tried to attract him with the same card
But he just wont turn his eyes

and i don't mind
2.5 years and used to it :P
he once noticed me and it's enough :)
thank you so much for looking at me~~~or my card.whatever.lol

ps:real situation
kyuhyun was standing in the crane & flying over
at 1st he waved to the 1st & 2nd floor area
and my friend & me just wait in our standing area,
and then i lifted my placard said "규현아 누나 좀 봐" (kyuhyun-a, look at nuna!)
(and my friend lifted my other placard saying "샤방규 꺄!")(shiny Kyu kya~~)
(she IS Hee fans, but for SS4 he become kyu fans temporarily XD)
he wasn't waving and then he noticed our card
and waving to us & smiled~~~ *confirmed by my friend* *i'm dead here*
my friend said it was only us who lifted placard,other fans only have their light stick
and after he went to other side i just go hyper & crazy & laughing
stupid me didn't watch where he went after that =_=a
oh btw this is happened on Sunday at SS4 Seoul 2st day^^

now that i'm think of it..
was it really us? of was there any other placard behind us?
well..i can't be delusional with Kyu..since he's KYU
the one who always give me
a."what r u looking at?" or
b."why r u looking at me" or
c."why don't u wave at me while the others do"->this one is purely my stupid mistake OTL

but whatever, i want to be delusional fans just for 1day.kkkk

Thursday, July 28, 2011

Soal pasangan

Kemarin2 ini, 2 orang teman pria menasehati saya:
I (teman 1): Abis sekolah jangan langsung kawin tri. Bikin sesuatu dulu, apa kek gt. Ga guna banget sekolah trus kawin.

Y (teman 2): Makanya usaha. Kalo ga usaha kapan mo dapet pasangan.

dan saya pun berpikir:
Ok, saya memang pengen punya pasangan, tapi setelah dipikir2, saya (sebenarnya) ga butuh pasangan (saat ini), saya cuma butuh keamanan status kalau2 suatu hari ibu bersabda: Nak, kawin! maka saat itu saya sudah mempunyai investasi pasangan yang bisa disodorkan (yang saya cintai juga tentunya).

Saat ini yang lebih penting adalah menyelesaikan S3 secepatnya, cari kerja & penghasilan yang mapan, dan berbakti pada orang tua. Karena itu hari ini saat saya melihat saldo di tabungan, rasanya happpppyyy banget^^ Tapi begitu terpikir saldo itu akan berkurang kalau saya *ehm* ceritanya mengejar c***a langsung sedih rasanya. Terlihat kan pikiran saya lebih berat kemana?

Bukti lain? Saya selalu tertarik & terpikat pada pria yang matang secara finansial atau berpendidikan tinggi (karena menurut saya itu modal untuk masa depan) atau sekedar pekerja keras (well..workaholic juga termasuk).

dan lalu saya pun teringat, Tuhan hanya memberi apa yang kita BUTUHKAN, tapi bukan selalu yang kita INGINKAN. Mungkin Tuhan tahu saya ga butuh pacar/pasangan kali ya.jadi ga dikasih2 juga sampai saat ini.

(ga tau mau sedih atau seneng).


Sekian dan terima kasih

Sunday, May 08, 2011

my biggest regret

'membuang' jurusan Arsitektur dan memilih DKV.
'membuang' kesempatan bekerja dan memilih sekolah.

dan sekarang saya takut pada masa depan saya.

tapi...seorang teman pernah berkata:
"Nggak ada yang salah makanya semua terjadi. Kalau ada yang salah semuanya gak akan terjadi"

so.....Jalani aja yang ada.
but still...im afraid I cant do it well...

Friday, March 18, 2011

2 Tahun di Korea

Seharusnya post ini ditulis bulan lalu, Febuari tanggal..sekian.haha, berhubung saya pemalesan,jadilah ditunda sekarang, waktu lagi mood nulis.

Gak terasa udah 2 tahun hidup dan tinggal di Seoul, Korea Selatan. Yang semestinya 1,5 tahun saja, berubah haluan drastis menjadi 5,5 tahun.YEAH!!! (kalo berhasil). Orang bilang gak ada yang berubah. Dan kalimat itu ngena banget di saya.Walau dari luar, gak ada perubahan signifikan kecuali perut membuncit dan rambut jadi berombak (ahey~). Selebihnya? Saya masih pendek, pipi tembem, kulit sawo matang (yang berhasil diputih2in dikit berkat BBcream) dan masih berkaca mata tebal. Terlalu takut pake lensa kontak.

Jadi, apa yang berubah dari diri saya?
Dari segi kepribadian, mungkin tidak bisa dilihat oleh orang lain. Tapi menurut saya, cukup banyak.

Dulu, di Indonesia mulut saya bisa dibilang rombeng. Terhadap orang asing mungkin enggak, tapi buat yg kenal saya, mgkn banyak yg pernah ngerasa sakit hati bahkan sampe nangis gr2 omongan saya yang terlalu jujur. Sumpah bukannya mau jahat, tapi memang saya jarang bisa boong. Mulut saya aja yg ga ada filternya.hahaha.

Dulu saya juga lebih sering bertindak dulu berpikir kemudian.Itu sudah otomatis.Dan saya gampang terpancing, ga mau kalah bahasa lainnya. Apalagi kalo sudah adu mulut, untuk urusan sepele sekalipun.

Saya membawa semua sifat (yang kadang ada baiknya ini) ke Korea 2 tahun lalu. Awalnya saya fine2 saja, tidak ada masalah.Paling cuma bingung kok efeknya beda ya ke orang-orang disini. Ya iyalah...lingkungan baru, orang-orang baru.

Sampai suatu kejadian merubah saya. Semenjak kejadian itu saya mulai berubah, dan makin berubah saat ada kejadian-kejadian lain.

Kejadian pertama membuat saya mulai bisa menahan diri. Saya mulai berpikir apa reaksi orang setelah saya bersikap atau berkata, bagaimana tanggapan mereka dan sikap saya akan mempengaruhi hubungan kami selanjutnya.

Saya juga banyak belajar saat saya internship dan magang di suatu perusahaan tahun lalu. Bekerja sebagai satu-satunya orang asing di kantor korea mengajarkan saya banyak hal.Dulu, saya selalu berpikir kesan pertama saya terhadap seseorang adalah yang paling benar. Dan ternyata itu..SALAH BESAR. Orang yang paling banyak membantu saya adalah orang yg selalu saya anggap well... "napeun namja" dan orang yang awalnya saya andalkan ternyata adalah seorang paladin ;) It's shocks me a while tapi apa mau dikata, dunia harus tetap berputar (gak nyambung). Setelah beberapa kejadian, saya mulai berpikir bahwa ada baiknya saya mengamati seseorang sedari kenal sampai dekat..karena 1st impression bukanlah hal terjujur dari seseorang.

Pelajaran kedua saya disana datang dari team leader saya, yang walaupun penampilannya kayak preman mangga dua lengkap dgn kalung emasnya, he's a great boss (walau sedikit temperamental). He always honest with me dan satu nasehat dia yg selalu saya ingat" Dont generalize ppl" regarding their nation, gender, culture, whatever. Pertama-tama saya mandang sebelah mata nasehat ini.yeah rite... Tapi lama-lama ternyata omongan dia bener juga. And by not generalizing ppl it makes me think positive toward others.WOW! (lebay), salah satunya terhadap teman2 fandom saya yg meluas ke negara2...lain.haha *sensor*

Hal terakhir, yang saya pelajari dari hubungan-hubungan saya dengan sekitar adalah, Apa yg dikatakan orang belum tentu maksud yang sebenarnya. Bukan berprasangka, hanya, kadang ada maksud lain dibalik kata-kata tersebut, baik yang positif/negatif. Buat saya yg biasanya berpikir straighforward, hal ini amat sangat membingungkan.Karena itu saya harus selalu mencerna ulang dan memikirkan baik-baik kata di balik ucapan orang-orang.

Jadilah saya yang seperti sekarang.yang (1) mencoba berpikir sebelum bertindak (2) walaupun pikiran sy kdg masih jujur (dan jahat) secara spontan, berusaha u/ menahan dan hanya senyum2.(3) Tidak menggeneralisasi orang dan (4) berusaha mengamati orang sebelum ambil kesimpulan. Istilah teman saya "test the water"

Alasan terbesar saya untuk berubah adalah, jujur, saya takut sakit hati terhadap tanggapan dan reaksi orang lain. Saya sendirian disini, tanpa keluarga.Dan saya gak butuh lebih desperate lagi.Sounds like being dishonest? Neup, i just protect myself :)

Saya masih jujur dgn diri sendiri, saya masih menyimpan sebal pd beberapa orang dan saya masih pengen ngomong jahat secara spontan krn itu memuaskan hati kdg2,tapi skrg saya harus bisa lebih menahan emosi2 yg ga perlu ke luar :D Kalau dengan bersikap seperti ini saya bisa survive tanpa gesekan2 dengan orang lain, i'll will surely do it for the rest 3,5 years here.


ps:saya masih ga bs nahan emosi kl lagi fandom doang TT_TT entah kenapa kayak ada kuda liar yg dlepas dr kandang (sejak kapan kuda liar dikandangin?).Entah itu ketawa2, atau setres baca berita idol.hahaha.Well..it's my privilege as a fangirl after all.kkk